Jakarta - Meeja Metro Upadate | Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal dengan Nama Panggung Noe, vokalis dan keyboardis band Letto, memiliki latar belakang pendidikan yang unik. Ia meraih gelar Bachelor of Science dengan mengambil dua jurusan sekaligus, yaitu Matematika dan Fisika dari Universitas Alberta, Kanada. Ya, kamu tidak salah baca, Noe adalah seorang ilmuwan yang juga memiliki passion di bidang musik.
Setelah kembali ke Indonesia, Noe aktif belajar teknik produksi musik di studio KiaiKanjeng. Ia juga merupakan anak dari budayawan terkenal Emha Ainun Nadjib, yang lebih dikenal sebagai Cak Nun. Noe memang memiliki darah seni yang kuat, dan ia tidak ingin menyia-nyiakan bakatnya.
Pada tahun 2004, Noe bersama rekan-rekan sekolahnya semasa di SMU 7 Yogyakarta membentuk grup band Letto. Mereka berani mengambil risiko dan mengejar impian mereka di dunia musik. Dan hasilnya, Letto berhasil menjadi salah satu band yang populer di Indonesia.
Noe tidak hanya memiliki suara yang merdu, tetapi juga kemampuan bermain keyboard yang luar biasa. Ia juga aktif dalam produksi musik dan telah bekerja sama dengan beberapa musisi terkenal di Indonesia.
Dengan latar belakang pendidikannya yang kuat, Noe membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan seni dapat berjalan beriringan. Ia adalah contoh inspiratif bagi anak muda yang ingin mengejar impian mereka di bidang musik.
Noe dan Letto terus berkarya dan menghibur penggemar mereka dengan musik yang berkualitas, dalam waktu yang lama tidak terdengar, Noe sekarang menjadi Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional. (Kompas.Com)