Kaur - Meeja Metro Update | Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Permohonan Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku UMKM dan masyarakat, Kamis (21/05/2026), bertempat di Hotel Zalfa Kaur.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kaur Dyki Marianto, perwakilan Ketua HAKI Provinsi Bengkulu Zulhairi, serta para peserta sosialisasi dari berbagai pelaku usaha dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kaur menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini memiliki program strategis nasional yaitu KDMP yang diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah.
“Mayoritas lahan gray pada program KDMP merupakan milik pemerintah daerah. Tentunya ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kemajuan daerah,” ujar Wakil Bupati.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perlindungan hukum terhadap produk-produk unggulan daerah melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Menurutnya, langkah tersebut sangat penting agar produk lokal memiliki legalitas serta terhindar dari gugatan ketika nantinya dikenal luas di masyarakat.
“Kami berpesan kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar segera mendaftarkan produk daerah ke HAKI. Ini penting sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap karya dan produk lokal kita,” tambahnya.
Wabup juga berharap kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya hak kekayaan intelektual sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan aspek kehidupan dan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Ketua HAKI Provinsi Bengkulu, Zulhairi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pendaftaran HAKI memiliki peran penting bagi pelaku UMKM dalam menjaga identitas dan keaslian produk usaha.
Ia bahkan mencontohkan salah satu kuliner khas daerah, yakni sate gurita, yang menurutnya perlu segera didaftarkan sebagai kekayaan intelektual daerah agar memiliki perlindungan hukum dan nilai tambah ekonomi.
“Kami sangat mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Kaur, terutama dalam upaya mendorong perlindungan produk lokal melalui HAKI,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kaur berharap semakin banyak produk unggulan daerah yang memiliki legalitas dan perlindungan hukum sehingga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.