Kaur - Meeja Metro Update | Klinik Pratama Rawat Inap Bintuhan Medical Center (BMC) resmi melakukan grand opening yang berlangsung di Tanjung Besar, Kecamatan Kaur Selatan, Kamis (29/01/2025). Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kaur, khususnya dalam menghadirkan fasilitas medis yang lebih lengkap, terjangkau, dan berorientasi pada pelayanan sosial bagi masyarakat.
Peresmian klinik dilakukan secara resmi oleh Asisten III Setda Kabupaten Kaur, H. Ir. Herwan, yang mewakili Bupati Kaur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih pemerintah daerah atas niat tulus pendirian Klinik Pratama BMC. Menurutnya, kehadiran klinik ini bukan sekadar menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan pelayanan sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan.
“Asisten III menegaskan bahwa Klinik Pratama BMC diharapkan menjadi tempat prioritas masyarakat Kabupaten Kaur untuk berobat. Klinik ini bukan hanya pusat layanan medis, tetapi juga wadah amal dan sosial yang sangat membantu masyarakat,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Kaur, lanjutnya, sangat berharap kehadiran klinik ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Direktur BMC Kaur dr. Benny Kosandi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pendirian klinik ini merupakan hasil dari komitmen kuat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Dengan naik kelas menjadi Klinik Pratama Rawat Inap, BMC kini lebih fokus melayani kebutuhan masyarakat Kabupaten Kaur. Saat ini, BMC didukung oleh 35 tenaga profesional, terdiri dari 5 dokter umum, 1 dokter gigi, 13 tenaga keperawatan, dan 2 apoteker.
Ia juga menyampaikan bahwa Klinik Pratama BMC mampu melayani sekitar 50 hingga 150 pasien per hari. Untuk layanan rawat inap, klinik menetapkan kapasitas maksimal 20 pasien, dengan ketersediaan 9 tempat tidur (bed) yang telah disiapkan. “Harapan kami, Klinik Pratama BMC benar-benar menjadi tempat yang bermanfaat dan dapat diandalkan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kaur,” ungkap dr. Benny.
Rangkaian acara peresmian turut diisi dengan pemberian santunan kepada 19 orang penerima manfaat, dengan skema satu desa satu orang. Kegiatan ini menegaskan komitmen sosial Klinik BMC sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan, sejalan dengan semangat amal dan kepedulian yang diusung sejak awal pendiriannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian secara simbolis melalui pengguntingan pita bersama, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, serta peninjauan langsung fasilitas klinik. Dengan resmi beroperasinya Klinik Pratama Rawat Inap BMC, masyarakat Kabupaten Kaur kini memiliki alternatif layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih lengkap, dan lebih peduli terhadap kebutuhan sosial masyarakat.